Sunday, December 21, 2014

Trader yang Baik dan Trader yang Profit

Trader yang baik adalah pengamat yang baik.
Trader yang Profit adalah pengamat yang bisa memanfaatkan hasil pengamatannya.

Gimana? Keren nggak kata-kata pembukanya? hahahaa...itu hasil kutipan...mana bisa trader Bodoh membuat kata-kata itu...itu mestinya berdasarkan pengalaman selama bertahun-tahun sehingga bisa mencapai kesimpulan seperti itu.

Nah itu tu.....kata-kata yang beliau ucapkan, sering beliau ucapkan di setiap pertemuan edukasi.

Mau nulis apa lagi saya ini?? hahahhaa...jadi lupa...

Oh iya....ini....

Setelah percaya yang beliau katakan tempo hari saya mulai tertarik untuk belajar teknikal secara sederhana (hanya untuk tau kapan saat yang tepat untuk masuk ke pasar jika kita sudah tau/ menganalisa hasil data yang dirilis).

Beliau yang setia menggunakan candlestick, secara terselubung dari sebuah pertanyaan saya, saya meminta sebuah cara bagaimana sih saat yang bagus secara teknikal untuk masuk ke pasar hehehee.... (terselubung) hahahahhaa :-V

Akhirnya beliau menjelaskan sedikit tapi sangat menarik tentang support, resistance, trendline.
Secara sederhana beliau memberi contoh yang mudah dipahami (menurut saya si...mudah-mudahan nggak salah memahaminya) hahahha :-D

Beliau lalu menarik garis kesana sini untuk membuat support resistance trendline di chart dan kemudian berkata..... Hai anak muda.... hahahhahaa :-V  nggak nggak ada bilang gitu..hahahaaa bisa-bisanya aku aja...

Beliau bilang "intinya menggunakan support resistance trendline ini untuk entry point (titik masuk pasar atau OP biasanya si trader lain bilangnya) adalah saat terjadi 3 keadaan.
1. Break
2. Confirm Break
3. Rejection


Nah...lalu kemudian beliau memberi contoh dengan cara yang menarik. Dan dari contoh-contoh itu aku jadi punya cara untuk belajar lebih memahami cara menggunakannya.


Dari beberapa percobaan aku melihat kok kalo entry pake rejection sering lossnya sih...

Jadi akhirnya aku memutuskan aku hanya menggunakan 2 keadaan yaitu break dan confirm break (soalnya aku ingat waktu itu beliau sering bilang "misalnya kita punya aturan kita hanya akan masuk pasar saat terjadi breakout") jadi ya ku pikir itu keadaan yang bagus deh kayaknya..hehehee... jadi aku nggak pake Rejection.


Nah...setelah aku trackback itu teknik menggunakan cara beliau memberi contoh aku mendapatkan hasil yang menggembirakan, selisih Profit dan lossnya dari awal Februari - awal Mei 2010, dengan teknik ini aku mendapatkan profit 10.560 pip.

Kalau transaksi menggunakan 1 lot profitnya = USD 10.560
kalau transaksinya pake lot 0,1 lot profitnya = USD 1.056

tinggal kalikan aja dengan rupiah. :-D

*itu belum termasuk saat kita memanfaatkan hasil data ekonominya.

oke...ini contoh penerapannya.
di candle yang ditandai dengan Break, berarti disitu titip entry ku...

Sebenernya mau ngasi contoh yang pertahap dia muncul candlenya...tapi lama..ribet...jadi yang simple aja.
Ntar...kalo mau tau cara penerapannya biar serasa trading beneran (padahal trackback history candle), hubungi aja nomor hp ku...ketemuan deh kita...hahahahahaaa :-V tapi malu ah....kan masih jadi Trader Bodoh...masa mau ngajarin orang...ntar ikutan bodoh pula...

yaaaah...cuma catatan harian si Trader Bodoh ini....



Keyword: belajar trading forex, strategi trading forex, strategi trading profitable, 
Klik untuk Beri Komentar

0 comments